Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Daging Beku Terbengkalai di Dermaga Tanjung Priok Selama 4 Tahun

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku hingga saat ini banyak peti kemas yang terbengkalai di Pelabuhan Tanjung Priok

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Daging Beku Terbengkalai di Dermaga Tanjung Priok Selama 4 Tahun
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (18/12/2013). Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyatakan bahwa 60 persen kegiatan bongkar muat peti kemas berada di Pelabuhan Tanjung Priok. Hal ini menunjukkan bahwa pelabuhan memberikan kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku hingga saat ini banyak peti kemas yang terbengkalai di Pelabuhan Tanjung Priok. Tumpukan peti kemas tersebut sudah ada sejak empat tahun lalu.

"Saya dilaporkan ada peti kemas menumpuk di Tanjung Priok, ada yang umurnya 4 tahun," ujar Dahlan, Kamis (6/2/2014).

Dahlan menjelaskan peti kemas yang sudah tertinggal selama empat tahun berisi besi-besi tua. Peti kemas tersebut mengganggu lahan angkutan peti kemas lainnya, karena hal itu Dahlan mengimbau agar PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) segera mengurusi hal tersebut.

"Saya minta Pelindo bagaimana itu bisa keluar dari pelabuhan," tegas Dahlan

Selain besi-besi tua, di dermaga Tanjung Priok juga meninggalkan dua kontainer yang berisi daging beku. Jika dibiarkan Pelindo akan mengalami kerugian besar karena untuk kontainer daging beku membutuhkan listrik yang banyak.

"Karena Pelindo harus bayar listriknya, karena kalau ada daging beku itu numpuk di sana," papar Dahlan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas