Warga Belinyu Budidayakan Kepiting Remangok
Masyarakat Kampung Air Jukung, Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka mengembangkan budidaya kepiting Remangok.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Masyarakat Kampung Air Jukung, Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka mengembangkan budidaya kepiting Remangok (Lohaidi) yang dipelihara dalam empat kolam (tambak) air payau beberapa bulan yang lalu. Untuk bibit kepiting masih didapatkan dengan cara menangkap di alam, lalu dibesarkan di dalam tambak.
"Kita juga mencoba budidaya kepiting Remangok (Lohaidi) di Kelurahan Air Jukung. Ini baru pilot project, ada empat tambak yang sudah dibuat, seandainya nanti kalau masyarakat petani bisa mengelola dan membudidayakan kepiting ini dan berhasil, maka akan ditambahkan lagi jumlah kolam budidayanya," kata Azuan, pengurus Ma'haj Jamalullail Belinyu kepada Bangka Pos (Tribunnews.com Network), Rabu (16/4/2014).
Ditambahkannya jika usaha ini bisa memberikan hasil yang signifikan untuk bisa membiayai hidup petani pembudidaya, maka tambak kepiting ini akan dibuat lagi lebih banyak untuk dikembangkan secara besar-besaran.
"Kita bisa membantu memfasilitasi bila ada yang mau melakukan penelitian untuk mengembangkan budidaya kepiting Remangok ini, apalagi kalau petani sudah bisa mengawinkan sendiri bibit kepitingnya," ujar Azuan.