Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri PU: Baru Enam Persen Waduk yang Dimanfaatkan Jadi PLTA

Pemadaman bergilir listrik yang terjadi di banyak daerah Indonesia, menuai keprihatinan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
zoom-in Menteri PU: Baru Enam Persen Waduk yang Dimanfaatkan Jadi PLTA
Tribun jateng/Wahyu Sulistiyawan
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto (batik putih) mengamati struktur bangunan waduk Jatibaran, Kelurahan Kandri, Kecamatana Gunungpati, Kota Semarang, Jateng, usai diresmikan, Senin (5/5/2014). Pengisian air Waduk Jatibarang membutuhkan waktu hingga tujuh bulan. Waduk Jatibarang menjadi solusi mengatasi banjir yang sering terjadi di Semarang dan mampu menjadi tenaga linstrik berkapasitas daya 1,5 megawatt. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Adiatmaputra Fajar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemadaman bergilir listrik yang terjadi di banyak daerah Indonesia, menuai keprihatinan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, pemadaman bergilir tersebut terpaksa dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) lantaran pasokan energi mengalami defisit.

"Defisit pasokan energi listrik itu, disebabkan masih sedikitnya waduk yang dijadikan sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA)," kata Djoko Kirmanto, di kantor Kementerian PU, Jumat (16/5/2014).

Ia mengungkapkan, dari total 496 waduk yang tersebar di berbagai daerah, baru enam persen yang dimanfaatkan sebagai PLTA.

Selain itu, kata dia, waduk yang telah difungsikan sebagai PLTA juga belum bisa dioperasikan secara maksimal.

Kekinian, kata dia, Kementerian PU telah membangun 20 waduk yang juga diproyeksikan sebagai PLTA.

"Dari total 20 waduk, 16 di antaranya sudah diresmikan beroperasi. Sementara empat sisanya, masih tahap pengerjaan. Mayoritas pembangunan waduk itu, terkendala pembebasan lahan," terangnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas