Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rusia Tawarkan Tingkatkan Volume Perdagangan Hingga 5 Miliar Dollar AS

Rusia menawarkan Indonesia untuk meningkatkan volume perdagangan hingga 5 miliar USD kata Ketua DPD Rusia, Valentina Matvienko.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Rusia Tawarkan Tingkatkan Volume Perdagangan Hingga 5 Miliar Dollar AS
Tribunnews.com/Nurmulia Rekso Pramono
Ketua DPD Rusia, Valentina Matvienko, bersama Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Rusia menawarkan Indonesia untuk meningkatkan volume perdagangan hingga 5 miliar USD kata Ketua DPD Rusia, Valentina Matvienko. Rusia juga siap bekerjasama dengan Indonesia dalam pembangunan infrastruktur.

Valentina usai bertemu Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), di kantor Wakil Presiden, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (12/11/2014), mengatakan dalam pertemuannya dengan JK, juga dibahas soal keikutsertaan pengusaha-pengusaha Rusia dalam pelaksanaan proyek-proyek besar di Indonesia.

"Kami siap membantu pembangunan jalur kereta api di Kalimantan, dan pembangunan pabrik aluminium di Indonesia," katanya.

Lebih lanjut Valentina mengatakan bahwa negri Beruang Merah itu juga siap membantu dalam pemembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Indonesia. Selain itu Rusia juga siap meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan.

"Indonesia adalah mitra kunci di kawasan Asia Pasifik. ‎ Kami juga sangat tertarik pada prakarsa Presiden Indonesia Jokowi untuk bangun Indonesia sebagai poros maritim di kawasan Asia Pasifik. Rusia dan Indonesia adalah bagian dari kawasan ini," tandasnya.

JK dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia sudah berlangsung sejak lama, dan tawaran kerjasama kali ini penting untuk ditindaklanjuti.

"Tentu ini penting karena sejak dulu kita punya hubungan baik dengan Rusia," ujarnya. (NURMULIA REKSO PURNOMO).

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas