Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Jokowi Suntik Modal ke BUMN

Pemerintah akan menyuntik modal kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Percepat Pembangunan Infrastruktur, Jokowi Suntik Modal ke BUMN
Tribunnews/Dany Permana
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers terkait hilangnya pesawat AirAsia QZ8501, di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2014). Pesawat komersil yang mengangkut 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi tersebut hilang kontak sejak Minggu 28 Desember lalu saat terbang dari Surabaya menuju Singapura. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, pemerintah akan menyuntik modal kepada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kita mendorong sebanyak-banyak BUMN mempercepat pembangunan infrastruktur," kata Presiden Joko Widodo di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (2/1/2015).

Menurut Jokowi sapaan akrab Joko Widodo, perusahaan pelat merah yang akan diberikan modal atau Penyertaan Modal Negara (PMN) yaitu PT Pelindo untuk membangun pelabuhan, PT Angkasa Pura guna memperbanyak bandara, PT Kereta Api Indonesia yang akan fokus terhadap konektivitas jalur kereta api.

"Ini kita akan suntik lagi. Pokoknya yang BUMN karya-karya akan kita suntik juga agar mempercepat proses pembangunan infrastruktur," tuturnya.

Namun mengenai besaran suntikan modal ke berbagai perusahaan pelat merah tersebut, Jokowi tidak menyebutkan nominal dan kapan realisasinya.

Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengungkapkan, dana suntikan modal ke BUMN akan diambil dari pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah dilakukan pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sudah diirencanakan sebelumnya di atas Rp 30 triliun. Tapi ini masih exercise, kita lihat realisasinya nanti," ucap Sofyan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas