Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Travel Warning Takkan Pengaruhi Tingkat Kunjungan Wisman ke Bali

Mantan Kapolda Bali itu berpandangan dikeluarkannya travel warning itu agak berlebihan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Travel Warning Takkan Pengaruhi Tingkat Kunjungan Wisman ke Bali
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Tiga orang crew berpakaian ala Elvis Presley dan Marilyn Moonroe di depan Hard Rock Cafe Bali, Kuta, Badung. Rabu (31/12/2014). Sejumlah hotel di pinggir pantai Kuta menawarkan banyak even untuk merayakan pergantian tahun ini. TRIBUN BALI / RIZAL FANANY 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika meyakini travel warning atau peringatan melakukan perjalanan liburan ke Indonesia yang dikeluarkan Pemerintah Australia kepada warganya tidak akan terlalu memengaruhi kunjungan wisman ke Pulau Dewata.

"Saya kira tidak terlalu banyak karena Bali bagi orang Australia sudah menjadi second home atau rumah kedua. Apalagi kalau di sana lagi dingin, semua juga ke sini," katanya usai melantik pejabat struktural eselon II, III dan IV Pemprov Bali di Denpasar, Rabu.

Mantan Kapolda Bali itu berpandangan dikeluarkannya travel warning itu agak berlebihan, meskipun memang hak masing-masing negara untuk mengatur warganya.

Menurut dia, sejauh ini di Bali khususnya tidak ada masalah dari sisi keamanan, demikian juga dari sisi kesehatan juga baik.

Oleh karena itu, Pastika menilai larangan berlibur tersebut tidak akan bermasalah bagi Bali karena sesungguhnya tidak spesifik disebutkan larangan ke Bali, mungkin wilayah lain di Indonesia.

Di sisi lain, dia mengajak masyarakat Bali untuk senantiasa menjaga keamanan wilayah. "Kita tidak bisa mengatakan datanglah ke Bali tetapi kita sendiri tidak bisa jaga. Tidak boleh begitu, harus sesuai dengan kondisi objektif kita," ujarnya.

Pastika mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena di tengah kondisi keterbukaan saat ini, kalau semua berjalan dengan baik dan lancar di Bali tentu tidak akan ada masalah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Zaman sekarang kita tidak bisa bohong, realitanya jelas kok, semua bisa dilihat. Kalau semua berjalan dengan baik, lancar, tidak ada masalah, kenapa mesti khawatir," ucapnya mempertanyakan.

Selain itu, lanjut dia, dari dulu Pemerintah Australia bolak-balik mengeluarkan travel warning, tetap saja warga dari Negeri Kanguru itu datang ke Bali.

Sebelumnya, Pemerintah Australia memberikan peringatan kepada warganya untuk tidak melakukan liburan ke Indonesia dalam waktu dekat ini. Mereka mewaspadai serangan yang akan dilakukan oleh teroris. Menurut mereka, tindakan terorisme bisa terjadi kapan saja.

Warga negara Australia selama ini menempati posisi tertinggi kunjungan wisman ke Bali.(Uji Agung Santosa)

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas