Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Indosat Putuskan Kontrak Pembuat Iklan 'Liburan ke Aussie Lebih Mudah daripada ke Bekasi'

Setelah warga Bekasi memprotes iklan tersebut, PT Indosat memutuskan kontrak dengan pembuat iklan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Indosat Putuskan Kontrak Pembuat Iklan 'Liburan ke Aussie Lebih Mudah daripada ke Bekasi'
Twitter
Iklan viral Indosat yang dinilai merugikan citra Bekasi 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembuat iklan viral berjudul "Liburan ke Aussie Lebih Mudah daripada ke Bekasi" yang mempromosikan layanan roaming milik Indosat dibuat oleh tim mitra yang merupakan pihak ketiga.

Setelah warga Bekasi memprotes iklan tersebut, PT Indosat memutuskan kontrak dengan pembuat iklan.

"Tim kreatifnya itu dari mitra, sudah tidak kita perpanjang lagi," ujar Head of Region Jabodetabek PT Indosat Suwignyo, ketika dihubungi, Selasa (13/1/2015).

Walau demikian, Suwignyo mengatakan, pihak Indosat telah menanyakan kepada tim kreatif tersebut mengenai maksud penggunaan kata "Bekasi" sebagai materi iklan. Tim kreatif mengaku tidak memiliki niat untuk menghina Bekasi dengan menggunakannya sebagai materi iklan.

Head of Area Jakarta PT Indosat Soejanto Prasetya mengatakan, sebenarnya viral ini muncul pertama kali pada 25 Desember lalu. Ini merupakan rangkaian promo Indosat mengenai layanan jaringan di luar negeri.

Pada viral sebelumnya, juga dibuat judul yang memiliki akhiran rima yang sama. Akhiran rima yang sama juga terdapat pada iklan "Bekasi" dengan "Aussie" kali ini. Namun, PT Indosat telah menyadari sejak awal kesalahan viral itu.

Pada 25 Desember lalu, viral itu langsung dihapus, tetapi sudah telanjur tersebar sehingga pada 8 Januari viral ini muncul kembali dan menimbulkan kehebohan seperti ini. "Tanggal 9 kita sudah langsung meminta maaf melalui media," ujar Soejanto.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas