Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Lemah Alasan Harga BBM Premium Naik

"Kebetulan volatile menguat artinya rupiah melemah jadi berpengaruh pada harga keekonomian," ujar Sudirman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Rupiah Lemah Alasan Harga BBM Premium Naik
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Aktivitas pengisian BBM di satu diantara SPBU di Kota Pontianak, yang berada di Jl Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, masih terlihat normal, pasca pemerintah mengumumkan kebijakan menurunkan harga BBM, Jumat (16/1/2015) pukul 17.00 WIB. Sebagian warga belum mengetahui, dan sebagian warga yang antri mengaku pesimis atas kebijakan penurunan harga BBM dapat berpengaruh positif terhadap harga kebutuhan sehari-hari. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjelaskan kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Premium akibat rupiah melemah terhadap dollar AS. Hal itu membuat pemerintah memutuskan harga BBM Premium dinaikan.

"Kebetulan volatile menguat artinya rupiah melemah jadi berpengaruh pada harga keekonomian," ujar Sudirman di diskusi Energi Kita, Minggu (1/3/2015).

Sudirman memaparkan keputusan menaikkan harga BBM bersubsidi sesuai kesepakatan pemerintah dengan komisi VII DPR RI. Pemerintah kata Sudirman, akan terus memantau perkembangan ekonomi secara makro untuk menentukan harga penjualan BBM bersubsidi.

"Kalau sekalian harga dari bulan ke bulan tidak besar maka kita pakai harga yang sama," ungkap Sudirman.

Sudirman menambahkan harga minyak dunia pun sedikit ikut naik. Karena hal itu harga BBM jenis Premium yang telah dikurangi subsidinya harus ikut naik.

"Trend bulan lalu terlibat bahwa BBM itu kira-kira mengalami kenaikan," kata Sudirman.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas