Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pertumbuhan Kaltim Bisa Lebih Tinggi dari Nasional

Andrinof Chaniago memaparkan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur bisa mencapai 5,6 persen pada 2016 mendatang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
zoom-in Pertumbuhan Kaltim Bisa Lebih Tinggi dari Nasional
Kompas.com
Menteri Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Andrinof Chaniago, saat berkunjung ke Kantor Badan Informasi Geospasial (BIG), di Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (12/11/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Andrinof Chaniago, memaparkan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur bisa mencapai 5,6 persen pada 2016 mendatang.

Hal tersebut bisa memberikan kontribusi yang besar bagi negara mengingat target pertumbuhan ekonomi secara nasional juga sebesar 5,6 persen.

"Provinsi Kaltim 2016 diharapkan dapat tumbuh sebesar 5,6 persen," ujar Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPn) di Musrenbangprov Kalimantan Timur, Rabu (1/4/2015).

Bahkan menurut Andrinof, pertumbuhan di provinsi Kalimantan Timur bisa melebihi nasional yakni 7 persen. Hal ini dilihat dari banyak program pemprov Kaltim sudah sejalan dengan nasional.

"Bisa lebih tinggi daripada pertumbuhan nasional, sampai 7 persen seharusnya bisa," ungkap Andrinof.

Andrinof menyebutkan, dalam kurun 10 tahun terakhir, pencapaian kinerja pembangunan Provinsi Kalimantan Timur mengalami tren yang berfluktuasi. Hal itu dilihat pertumbuhan yang tinggi dapat menurunkan kemiskinan menjadi 4,7 persen dan tingkat pengangguran terbuka dapat diturunkan menjadi 8 persen.

"Itu karena pencapaian PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) per kapita Kalimantan Timur dari 2006 sampai dengan 2013 selalu berada diatas PDB per kapita nasional," jelas Andrinof.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas