Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bulog Akui Banyak Kutu di Raskin

Dalam hal ini raskin yang disimpan di gudang Bulog untuk cadangan, sudah dihinggapi kutu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
zoom-in Bulog Akui Banyak Kutu di Raskin
KOMPAS images/KRISTIANTO PURNOMO
Perdagangan beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2015). Wakil Presiden Jusuf Kalla memerintahkan Perum Bulog untuk menyalurkan sebanyak 300.000 ton beras bagi rakyat miskin (raskin) untuk menstabilkan harga beras yang mulai naik. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Lely Pelitasari mengaku beras untuk masyarakat miskin (raskin) sudah tidak higienis dibandingkan beras premium.

Dalam hal ini raskin yang disimpan di gudang Bulog untuk cadangan, sudah dihinggapi kutu.

"Artinya itu stok lama yang memang banyak kita tahu, simpan beras sekarung ditaruh saja sebulan sudah kutuan," ujar Lely di Jakarta, Senin (1/6/2015).

Lely menegaskan pihak Bulog tidak tinggal diam menanggapi hal tersebut.

Ke depannya Bulog berencana akan meningkatkan kualitas raskin yang akan dijual.

"Komitmen kami untuk memperbaiki kualitas insya allah tahun ini lebih baik lagi," ujar Lely.

Bulog hingga saat ini masih punya stok sisa tahun 2014 sekitar 300 ribu ton.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasokan tersebut diperkirakan habis satu bulan setengah ke depan.

Lely memaparkan pihak Bulog paling tidak penyuluhan beras raskin pada Agustus sudah bisa menggunakan stok yang tahun 2015.

"Jadi pasokan raskin sudah jauh lebih baik," ujar Lely.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas