Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BKPM: Investasi Sektor Perkapalan Buka Banyak Lapangan Kerja

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, optimistis investasi sektor perkapalan semakin berkembang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
zoom-in BKPM: Investasi Sektor Perkapalan Buka Banyak Lapangan Kerja
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kepala BKPM Franky Sibarani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, optimistis investasi sektor perkapalan semakin berkembang.

Hal ini seiring adanya kebijakan mewajibkan pemerintah dan BUMN untuk membeli kapal dari galangan dalam negeri.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan meningkatkan utilisasi industri
perkapalan untuk pembangunan kapal baru yang saat ini masih sekitar 40 persen, serta menambah penyerapan tenaga kerja langsung yang saat ini berkisar 60 ribu orang.

"Kebijakan pemerintah tersebut akan mendorong adanya penambahan investasi di sektor perkapalan," ujar Franky, Selasa (30/6/2015).

Dalam perhitungan BKPM, setiap investasi 1 juta dolar AS dapat menciptakan tenaga kerja langsung 75 orang dan tenaga kerja tidak langsung hingga 300 orang. Saat ini BKPM sedang mengawal minat investasi sektor perkapalan senilai 9,3 miliar dolar AS.

"Artinya dapat berpotensi menyerap tenaga kerja langsung hingga 700 ribu orang," jelas Franky.

Franky menambahkan kebutuhan kapal nasional dalam kurun waktu lima tahun mendatang di atas 1.000 kapal.

Rekomendasi Untuk Anda

Dia merujuk kepada kebutuhan pengadaan kapal untuk program tol laut diproyeksikan hingga 619 kapal, dan proyeksi pengadaan kapal Kementerian Perhubungan hingga 365 unit untuk kapal perintis, kapal patroli, kapal navigasi dan kapal inspeksi.

"Itu belum termasuk kebutuhan kapal untuk kepentingan sektor migas, perikanan, kapal dinas dan lainnya," tambah Franky.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas