Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Loyo Bikin XL Rugi Rp 93 Miliar di Kwartal II

Kerugian selama kuartal kedua 2015 sebesar Rp 93 milliar merupakan dampak dari melemahnya rupiah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hendra Gunawan
zoom-in Rupiah Loyo Bikin XL Rugi Rp 93 Miliar di Kwartal II
XL Axiata
BTS XL Axiata Tbk 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT XL Axiata Tbk mengalami kerugian sebesar Rp 93 miliar di kwartal II 2015. Dalam rilis resminya, Jumat (14/8/2015)  XL menyebutkan kerugian terjadi akibat terus melemahnya rupiah tehadap dolar AS.

Kerugian selama kuartal kedua 2015 sebesar Rp 93 milliar merupakan dampak dari melemahnya rupiah. Tanpa memperhitungkan dampak dari transaksi forex yang belum direalisasikan serta hasil pajak, maka XL mencatat keuntungan sebesar Rp162 Milliar.

Di kuartal kedua tahun 2015, Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi dan Amortisasi (EBITDA) mengalami peningkatan sebesar 7% menjadi Rp 2 Triliun dari kuartal sebelumnya, yang menghasilkan pencapaian margin EBITDA sebesar 36%, meningkat sebesar 2% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Peningkatan EBITDA ini terutama disebabkan dampak positif dari pengelolaan kembali basis pelanggan yang berfokus pada pelanggan yang lebih menguntungkan, serta upaya untuk meningkatkan profitabilitas portofolio produk.

XL terus memperluas bisnisnya diluar layanan telekomunikasi tradisional dengan menyediakan dan memperkaya layanan digital. Di tahun 2015, divisi layanan Digital terus melanjutkan pengembangan bisnisnya dengan memanfaatkan momentum yang sudah ada dari tahun sebelumnya melalui peluncuran berbagai inisiatif baru seperti misalnya m-Fish dan berlanjut dengan pengembangan bisnis yang sudah ada yakni XCloud, Gudang Aplikasi, elevenia, dan XL IOT.

Selama semester pertama tahun 2015, XL juga telah membelanjakan Rp. 2,3 triliun belanja modal untuk memperluas infrastruktur layanan Data dan layanan mobile, dengan sumber dana berasal dari internal. Total hutang mengalami penurunan menjadi Rp29,2 triliun dari Rp30,3 triliun pada akhir kuartal pertama tahun sebelumnya, sehingga hutang bersih/EBITDA sedikit berkurang dari sebelumnya 3,2x menjadi 2,9x.

Rekomendasi Untuk Anda
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas