Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Kuatkan Rupiah, BI Disarankan Turunkan BI Rate

nggota Komisi VI, DPR RI, Juliari P Batubara menilai pelemahan rupiah saat ini cukup mengkhawatirkan yang hampir menembus angka 15.000.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Kuatkan Rupiah, BI Disarankan Turunkan BI Rate
Warta Kota/Nur Ichsan
Pekerja PT Klip Plastik melakukan aksi unjuk rasa di depan tempat mereka bekerja di Jalan Yos Sudarso, Batu Ceper, Kota Tangerang, Selasa (8/9/2015). Sebanyak 200 karyawan di perusahaan ini terkena gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan secara sepihak oleh perusahaan dengan alasan perusahaan sedang mengalami kerugian akibat menguatnya mata uang Dolar terhadap Rupiah. warta kota ur ichsan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI, DPR RI, Juliari P Batubara menilai pelemahan rupiah saat ini cukup mengkhawatirkan yang hampir menembus angka 15.000.

Menurutnya, harus ada peran nyata dari Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter.

"Kami sangat menantikan kebijakan BI yang lebih nendang. Kebijakan yang over night bisa langsung kelihatan," kata Juliari di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (29/9/2015).

Politikus PDI Perjuangan itu menyarankan BI dapat menurunkan suku bunga acuannya (BI Rate) untuk menguatkan rupiah.

Selain menurunkan BI Rate, menurut Juliari, BI juga bisa menurunkan corporate tax.

"Kebijakan itu sangat membantu dari sisi fiskal pajak. Pengusaha akan sorak sorai kalau suku bunga diturunkan. Corporate tax diturunkan juga akan membuat pengusaha sorak sorai," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Masih kata Juliari, saat ini saat ini penjualan ritel sudah mulai terganggu begitupun juga para emiten.

Menurutnya, jika BI tidak melakukan akan berdampak pada terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Untuk menurunkan suku bunga atau pajak tidak perlu takut," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas