Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Migrasi Penggunaan Daya Listrik Dinilai Bisa Bebani Rakyat

Sebab, hal tersebut dilakukan secara tiba-tiba apalagi kemudian dirasakan oleh masyarakat golongan tidak mampu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rencana pemerintah yang akan memigrasi masyarakat pengguna listrik berdaya 450 Va dan 900 Va ke 1300 Va dinilai akan membebani.

Sebab, hal tersebut dilakukan secara tiba-tiba apalagi kemudian dirasakan oleh masyarakat golongan tidak mampu.

"Tiba-tiba langsung memigrasi, bebannya tentu akan beda," ujar Ekonom Universitas Indonesia (UI) Riyanto di Jakarta, Minggu (1/11/2015).

Riyanto pun menawarkan solusi, salah satunya dengan melakukan penghematan penggunaan listrik.

Menurut Riyanto jika masyarakat bisa menghemat penggunaan tarif listrik, pemerintah akan memikirkan ulang penghapusan subsidi listrik dan migrasi.

Jika terjadi pun, Riyanto yakin pemerintah bisa menaikkan tarif listrik secara perlahan.

"Jika masyarakat bisa melakukan hal tersebut, kenaikan bisa dilakukan secara bertahap," ujar Riyanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Diketahui sebelumnya pemerintah berencana akan menghapus subsidi listrik untuk 23 juta rumah tangga.

Namun dalam APBN 2016 pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 38 triliun untuk subsidi masyarakat miskin dan rentan kemiskinan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas