Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Suara Desahan di Kokpit Karena Bibir Kopilot Terlalu Dekat dengan Mic

Maskapai Lion Air membantah salah satu awaknya mendesah saat akan lepas landas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Suara Desahan di Kokpit Karena Bibir Kopilot Terlalu Dekat dengan Mic
Kompas.com
Pesawat Lion Air 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai Lion Air membantah salah satu awaknya mendesah saat akan lepas landas.

Pihak Lion Air menjelaskan suara mendesah yang dimaksud adalah nafas dari co-pilot (kopilot) saat memberikan pengumuman kepada penumpang, bibirnya dekat dengan mikrophon.

"Posisi mic pada saat itu terlalu dekat dengan bibir sehingga pada saat menarik nafas atau pada saat mau berbicara terdengar seperti desahan," ujar Direktur Umum Lion Air Edward Sirait dalam keterangannya, Rabu (18/11/2015).

Edward memaparkan co-pilot tersebut memiliki cara bicara seperti nafasnya tersengal-sengal. Hal itu membuat salah satu penumpang Lion Air mengira ada desahan.

"Ketika co-pilot melakukan announcement, nafas dari co-pilot tersebut seperti tersengal sengal," jelas Edward.

Dari hasil investigasi Lion Air terdapat pelanggaran prosedur announcement oleh co-pilot. Dalam hal ini ucapan berupa ucapan selamat ulang tahun kepada salah satu awak kabin yang dinilai melanggar aturan operasional penerbangan.

Pihak Lion Air juga memeriksa semua kesehatan awak kabinnya. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan awaknya yang mabuk atau menggunakan narkoba jenis apapun.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami tegaskan bahwa co-pilot kami tidak dalam keadaan mabuk atau dalam pengaruh narkoba seperti yang diberitakan dan dalam keadaan sehat walafiat," kata Edward.

Pihak Lion Air pun menjatuhkan hukuman kepada awak kabin yang melanggar, untuk tidak boleh terbang lagi.

"Atas pelanggaran prosedur announcement terkait dengan ucapan ulang tahun maka Co Pilot telah diberikan sanksi berupa hukuman tidak boleh terbang (grounded)”, tegas Edward.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas