Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ketua Kadin Imbau Pengusaha Tanggap Teknologi

Perkembangan teknologi informasi telah banyak mengubah wajah bisnis di Indonesia, sehingga tuntutan pengusaha ke depan adalah menguasai teknologi.

Ketua Kadin Imbau Pengusaha Tanggap Teknologi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla membuka Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri (Munas KADIN) VII di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Senin (23/11/2015). Dalam acara tersebut akan dilakukan pemilihan ketua Kadin periode 2015-2020 yang akan berlangsung pada Selasa (24/11/2015), memperebutkan 132 total suara. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Perkembangan teknologi informasi telah banyak mengubah wajah bisnis di Indonesia, sehingga tuntutan pengusaha ke depan adalah menguasai teknologi.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Suryo Bambang Sulisto, mengimbau para pengusaha untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, satu di antaranya menguasai teknologi.

"Bisnis yang dicetuskan oleh perkembangan teknologi digital tidak disangka-sangka, terutama untuk retail dan logistik," ujar Suryo dalam Musyawarah Nasional Kadin di Hotel Trans Luxury, Bandung, Senin (23/11/2015).

Ke depannya perubahan akan terus terjadi akibat perkembangan teknologi yang harus dilihat sebagai peluang. Pengusaha harus bisa mendeteksi perubahan tersebut dan menanggapinya.

"Suka tidak suka, akan lebih banyak perkembangan teknologi yang menyuburkan e-commerce. Kita tidak bisa lagi menganggap itu sebagai gangguan, tapi peluang," imbuh dia.

Dalam kesempatan tersebut ia mengingatkan, bahwa awal tahun depan Indonesia sudah memasuki masa Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dan posisi Indonesia masih kurang kuat untuk menghadapi gempuran pengusaha-pengusaha asing.

Kebijakan-kebijakan pemerintah terkait rebirokratisasi dan deregulasi, menurutnya kurang kuat untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi MEA.

Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas