Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Indef: Pemerintah Harus Kembalikan Kepercayaan Investor

Enny Sri Hartati mengatakan teror bom Sarinah bisa berdampak pada kondisi ekonomi Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Indef: Pemerintah Harus Kembalikan Kepercayaan Investor
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas melakukan olah tkp usai kejadian peledakan bom di pos polisi Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2016). Ledakan bom yang disusul baku tembak yang dilakukan oleh 7 orang pelaku dengan korban tewas 3 orang dan 4 orang dilumpuhkan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISNAWAN 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Institute for Development of Economics and Finance, Enny Sri Hartati mengatakan teror bom Sarinah bisa berdampak pada kondisi ekonomi Indonesia.

Kata Enny, ada dua dampak yang harus diperhatikan, yakni dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang.

Untuk jangka pendek, teror bom Sarinah akan mempengaruhi sektor keuangan dan pasar modal. Secara psikologis, hal itu membuat perekonomian Indonesia terlihat rentan dengan berbagai macam sentimen.

Dampak lain adalah terhadap ekonomi jangka panjang atau pada sektor riil. Kata Enny, dampak terhadap sektor riil tidak akan langsung.

"Yang paling utama adalah kita keamanan sentimen jangka menengah panjang," ujar Enny.

Untuk memperkecil dampak terhadap sektor riil ini, pemerintah diharapkan segera menangani melakukan langkah konkret. Salah satunya mengembalikan kepercayaan para investor.

Bagaimanapun, kepastian adalah hal yang penting bagi investor. Karena itu, untuk meyakinkan investor pemerintah harus bisa menunjukan bahwa keadaan sudah dalam kendali. (Ramanda Jahansyahtono)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas