Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

IHSG Ditutup Terkoreksi 1,42 Persen

Tercatat, IHSG turun sebesar 63 poin atau 1,42 persen ke 4.427 setelah bergerak di antara 4.427-4.491

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in IHSG Ditutup Terkoreksi 1,42 Persen
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Layar menunjukan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2015). Setelah bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) memutuskan menahan suku bunga, pergerakan IHSG pada penutupannya naik tipis 4 poin. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (20/1/2016) ditutup terkoreksi signifikan di tengah koreksi bursa saham dunia.

Tercatat, IHSG turun sebesar 63 poin atau 1,42 persen ke 4.427 setelah bergerak di antara 4.427-4.491.

Sebanyak 78 saham ditutup naik, 198 saham turun, 75 saham tidak bergerak, dan 211 saham tidak ditransaksikan.

Hari ini, investor membukukan transaksi sebesar Rp 4,41 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp 3,93 triliun, negosiasi Rp 471,81 miliar, dan transaksi tunai Rp 20 juta.

Pada pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 289,28 miliar.

Seluruh 10 indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor properti yang turun 2,31 persen dan sektor aneka industri yang turun 2,26 persen.

Adapun lima saham masuk jajaran teratas top gainer yaitu PT ‎Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN), dan PT Inti Bangun Sejahtera (IBST).

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan lima saham masuk top looser di antaranya PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indocemen Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Matahari Deparment Store Tbk (LPPF).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas