Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Gubernur BI: Ayo Cintai Rupiah, Jangan Bikin Uangnya Jadi Lecek

Menurut Gubernur BI, uang rupiah adalah kebanggaan bangsa Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Gubernur BI: Ayo Cintai Rupiah, Jangan Bikin Uangnya Jadi Lecek
Tribunnews.com/Sylke Febrina Laucereno
Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat (6/11/2015) 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG- Bank Indonesia (BI) mengingatkan masyakarat untuk mencintai rupiah dengan tidak membuat mata uang garuda itu lusuh.

"Kalau kita punya uang rupiah itu harus dijaga jangan lecek. Jangan dibasah-basah kan, jangan juga digambar-gambar atau disteples," ujar Gubernur BI Agus Martowardojo dalam acara sosialiasi ciri-ciri rupiah di Kupang, NTT, Sabtu (13/2016).

Menurut Agus, rupiah adalah kebanggaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kecintaan terhadap mata uang garuda itu sangat penting untuk menjaga kebanggan tersebut.

Selain mengingatkan untuk menjaga rupiah, ia juga mengimbau agar masyarakat memakai rupiah dalam segala bentuk transaksi di Indonesia.

Hal itu merupakan amanat Undang-udang Nomer 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.

"Kita punya kebanggaan bahwa kita NKRI, harus benar benar melaksanakan transaksi pembayaran, investasi, dengan rupiah," kata Agus.

Gubernur NTT Frans Frans Lebu Raya juga mendorong agar masyarakat NTT mengunakan rupiah dalam transaksi sehari-hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut dia, kecintaan masyarakat terhadap rupiah harus lebih besar daripada mata uang asing lainnya.

"Gunakan rupiah jangan yang lain," kata Frans.
Penulis
: Yoga Sukmana
Editor
: Bayu Galih

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas