Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tingkatkan Kualitas Layanan, Lion Air Gandeng Lufthansa Technik

Dalam kerjasama ini, Lion Air Group akan dibimbing dan disupervisi untuk peningkatan mutu pesawat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait hari ini menandatangani kerjasama dengan Lufthansa menjalin kerjasama dengan maskapai penerbangan asal Jerman, Lufthansa, Penandatangan kontrak kerjasama dilakukan di sela-sela pameran Singapore Airshow 2016 di Changi Exebithion Center, Rabu 17 Februari 2016.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengungkapkan, kerjasama ini merupakan bagian dari upaya Lion Air Group untuk terus meningkatkan layanan mereka. Khususnya mengenai perawatan pesawat.

"Dunia penerbangan memiliki tiga aspek pendukung. SDM, maintenance dan training. Kemarin kami sudah menjalin kerjasama soal Simulator untuk aspek training," kata Edward kepada wartawan usai acara penandatanganan.

"Dan hari ini, kami meneken MoU kerjasama, di mana mereka (Lufthansa) akan membimbing kami untuk melakukan perawatan pesawat. Termasuk mendesain sarana maintenance," lanjutnya.

Dalam kerjasama ini, Lion Air Group akan dibimbing dan disupervisi untuk peningkatan mutu pesawat.

"Perawatan ini untuk semua tipe pesawat milik kami. Dan khususnya untuk hanggar yang di Batam," jelas Edward.

Setelah penandatanganan hari ini, kerjasama akan segera dimulai. Terkait durasi kontrak kerjasama, Edward menjelaskan, kerjasama ini bersifat fleksibel. "Sifat kerjasama masih terbuka. Bisa lama, bisa tidak. Tapi kerjasama perawatan pesawat biasanya awet."

Rekomendasi Untuk Anda

Bukan tanpa alasan Lion Air Group memilih bekerjasama dengan Lufthansa. "Ini perusahaan yang sudah lama (beroperasi sejak 1955) dan diakui secara internasional."

Faktor yang tidak kalah penting, Lufthansa juga sudah lama mengembangkan bisnisnya di Asia Tenggara.

"Mereka juga ada di Singapura. Jadi Luftansha sudah familiar dengan budaya kita (Asia). Sehingga mereka bisa langsung fit dengan lingkungan di Indonesia," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas