Tribun Bisnis
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kadin Nilai Otoritas Pelabuhan dan Pelindo II Tidak Serius Cabut Kebijakan Tarif Progresif

Karena belum ada revisi, maka pelaku usaha di sektor ekspor-impor masih akan ‘menikmati’ beleid PT Pelindo II yang mencekik leher.

Kadin Nilai Otoritas Pelabuhan dan Pelindo II Tidak Serius Cabut Kebijakan Tarif Progresif
TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Ilustrasi - Pelabuhan bongkar muat barang di Terminal 9 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta

Hanya free charge di hari pertama, dengan berlakunya kebijakan tarif progresig sejak 1 Maret 2016, PT Pelindo II sebagai operator Pelabuhan Tanjung Priok menetapkan tarif hari ke-2 dan seterusnya sebesar 900 persen dari tarif dasar atau setara dengan US$ 20 (20 feet) dan US$ (40 feet) per box per harinya.

Ini belum termasuk biaya-biaya tambahan lainnya. Mulai dari pelayanan jasa peti kemas isi, baik ekspor maupun impor, biaya pemindahan lokasi kontainer termasuk biaya cost recovery.

“Dengan diperlakukan di hari ke-2, membuat daya saing industri Indonesia semakin terpuruk karena kawasan berikat, jalur prioritas dan kawasan industri tujuan export (KITE) juga terkena dampaknya,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Inov ini, mengingatkan bahwa jika melihat tarif penumpukan kontainer Impor di  Pelabuhan PSA, Singapura, free charge berlaku hingga hari ke-3. Begitu memasuki hari ke-4, tarif dikenakan sebesar US$ 40 (20 feet) dan US$ 96 (40 feet). Untuk hari-hari berikutnya, tarif tersebut naik sebesar US$ 12 (20 feet) dan US$ 24 (40 feet).

Untuk di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, diberlakukan tarif tetap sejak hari pertama hingga hari-hari berikut yakni sebesar US$ 3,5 (20 feet) dan US$ 7 (40 feet).

Yang cukup fenomenal pemberlakuan tarif di Pelabuhan Haipong, Vietnam yang memberikan free charge hingga hari ke-5.

Sedangkan untuk hari ke-6 dan seterusnya, dikenakan tarif tetap sebesar US$ 1,6 (20 feet) dan US$ 2,4 (40 feet).

Tarif fenomenal ini juga berlaku di Cikarang Dry Port (Indonesia) dimana juga memberlakukan free charge hingga hari ke-5.

Untuk hari ke-6 dan seterusnya diberlakukan tarif tetap sebesar US$ 3,8 (20 feet) dan US$ 7,6 (40 feet).

Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas