Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

20 Bank Dapat Manfaatkan Insentif Kemudahan Buka Kantor Cabang

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 20 bank ‎yang dapat memanfaatkan insentif kemudahan untuk membuka kantor cabang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in 20 Bank Dapat Manfaatkan Insentif Kemudahan Buka Kantor Cabang
http://bclub.co.in

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat 20 bank ‎yang dapat memanfaatkan insentif kemudahan untuk membuka kantor cabang.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Mulya Siregar mengatakan, 20 bank tersebut terbagi dari bank kategori BUKU I sebanyak 13 bank, BUKU II empat bank, BUKU II terdapat dua bank dan BUKU IV satu bank.

‎"Ada 20 bank yang berpotensi memanfaatkan insentif ini, karena AMI (alokasi modal inti) sudah mentok dan jika membuka cabang harus nambah modal, kalau sudah efisien dia enggak perlu nambah modal," tutur‎ Mulya, Jakarta, Kamis (28/4/2016).

‎Menurut Mulya, saat ini perbankan yang ingin membuka kantor cabang untuk BUKU I dan BUKU II dibutuhkan dana sebesar Rp 8 miliar, kantor cabang pembantu Rp 3 miliar, dan kantor kas operasional Rp 1 miliar.

Sementara untuk bank kategori BUKU III dan BUKU IV dibutuhkan Rp 10 miliar pendirian kantor cabang, Rp 4 miliar untuk cabang pembantu, dan kantor kas operasional sebesar Rp 2 miliar.

"Rencana pembukaan kantor itu cukup tinggi dan ini masih menarik, potensi tambahan dana pihak ketiga masih sangat besar," tuturnya.

Adapun kriteria bank terbilang efisiensi dan akan diberikan insentif kemudahan membuka kantor cabang, sebagai berikut :

Rekomendasi Untuk Anda

1. Batasan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang memperoleh insentif.

a. Bank BUKU 3 dan BUKU 4 adalah bank yang memiliki rasio BOPO lebih rendah dari 75 persen.

b. Bank BUKU 1 dan BUKU 2 adalah bank yang memiliki rasio BOPO lebih rendah dari 85 persen.

2. Batasan rasio Net Interest Margin (NIM) lebih rendah dari 4,5 persen, yang berlaku bagi semua BUKU.

3. Semakin rendah rasio BOPO atau semakin rendah rasio NIM, maka semakin besar insentif penurunan perhitungan alokasi modal inti untuk membuka jaringan kantor yang dapat diperoleh oleh bank tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas