Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pekerja di Indonesia Masih Didominasi Lulusan SMA

Sebanyak 7,5 Juta warga Indonesia dari total 122 juta masyarakat dalam usia produktif menganggur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pekerja di Indonesia Masih Didominasi Lulusan SMA
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi: Pencari kerja antre mengisi data pribadi dan bidang pekerjaan yang diminati saat melamar pekerjaan di salah satu stan dalam Unpad Job Fair di Graha Sanusi Hardjadinata (GSH) Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Malvyandie

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Sebanyak 7,5 Juta warga Indonesia dari total 122 juta masyarakat dalam usia produktif menganggur.

Data tersebut dipaparkan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Kemenakertrans, Khairul Anwar MM ketika mengisi kegiatan sarasehan alumni UIN Walisongo, di Kampus 3 UIN, Rabu (27/4/2016).

Bahkan, yang lebih mencengangkan, sebanyak 122 juta warga baik yang menganggur dan bekerja 90 persen merupakan lulusan SMA/SMK ke bawah.

"Kalau ditarik mundur bahkan hanya 10 persen yang merupakan lulusan S1 ke atas," beber Khairul seusai kegiatan.

Dengan modal SDM seperti itu, menurutnya sangat riskan jika tenaga kerja Indonesia bertarung menghadapi Masyaraka Ekonomi Asean (MEA).

Dalam materinya ia mengungkap dalam bidang SDM Indonesia menempati urutan ke lima dari negara-negara di Asean.

Rekomendasi Untuk Anda

Oleh karena itu, kini fokus utama kementeriannya adalah meningkatkan SDM untuk bisa bersaing.

Hal itu bisa dicapai jika Indonesia memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang memiliki standar kompetensi nasional.

Khairul menyatakan tugas instansinya adalah mengawal balai pelatihan melakukan pelatihan dengan standar dengan cara menerapkan program akreditasi BLK.

"Saat ini, di Indonesia total memiliki 279 BLK, 55 diantaranya memiliki kondisi bagus dalam artian sudah terakreditasi, sisanya belum, target kami, tahun ini ada 70 BLK yang sudah terakreditasi," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas