Menteri Hanif Minta BUMN Naikkan Karier SDM Lewat Pelatihan
"Kalau begini, banyak mereka yang masuk kerja sektor informal terjebak di perkerjaan tertentu dalam waktu lama."
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri meminta perusahaan Badan Usaha Milik Negara dan swasta membentuk pusat pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM).
"Kami mendorong untuk investasi SDM agar yang di bawah ini bisa naik kariernya," ujar Hanif di kantor PT Pos Indonesia, Jakarta, Minggu (1/5/2016).
Menurut Hanif, dari jumlah pekerja yang ada saat ini masih banyak yang merupakan lulusan tingkat SD dan SMP, sehingga ketika ingin meneruskan sekolah lanjutan maka terbentur dengan usai yang sudah tua.
"Akhirnya kalau begini, banyak mereka yang masuk kerja sektor informal terjebak di perkerjaan tertentu dalam waktu lama," tuturnya.
Hanif menceritakan, ketika berkunjung ke pabrik garmen menemukan karyawan yang telah bekerja selama 20 tahun hanya dibidang memasang kancing baju saja, alhasil generasi penerusnya bisa lebih buruk lagi.
"Sehingga kami mengajak untuk BUMN memperkuat traning (pelatihannya), ini jangan hanya ada gedungnya saja tetapi harus ada pelatihannya, kami percaya jika digenjot SDM-nya lebih baik, maka dalam era MEA pekerja sudah siap," ujar Hanif.