Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sial, Saham Apple Bikin Taipan Warren Buffett Rugi Besar

Harga saham Apple terus melorot mendekati US$ 90 per saham.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Sial, Saham Apple Bikin Taipan Warren Buffett Rugi Besar
BUSINESS INSIDER
Warren Buffet 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Berkshire-Hathaway, perusahaan milik pengusaha kaya Warren Buffett mengaku rugi besar setelah berinvestasi di pasar modal lewat pembelian saham Apple Inc.

Dalam keterbukaan informasi kepada regulator pasar modal AS, Bershire-Hathaway  menyatakan telah membeli lebih dari 9,8 juta saham Apple sepanjang kuartal pertama 2016 lalu. Ini untuk pertama kalinya Berkshire berinvestasi di saham Apple.

Berkshire membeli saham Apple dengan harga rata-rata US$ 109 per saham. Ini berarti nilai awal investasi Berkshire di Apple sekitar US$ 1,1 miliar.

Namun, nilai investasi perusahaan yang dijalankan Buffett tersebut kini telah merosot signifikan, seiring menukiknya harga saham Apple.

Harga saham Apple  terus melorot mendekati US$ 90 per saham. Ini artinya, total nilai saham Berkshire di Apple  kini telah tergerus menjadi US$ 888 juta.

Investor  mengkhawatirkan  melemahnya permintaan iPhone, salah satu produk andalan Apple. Kekhawatiran investor kian bertambah setelah Apple melaporkan penurunan pendapatan pada  bulan lalu.

Harga saham Apple telah melorot 14% di sepanjang tahun ini.  

Penurunan ini membuat saham Apple, bersama-sama dengan saham Intel dan Goldman Sachs menjadi saham dengan kinerja terburuk  dalam jajaran saham-saham Dow pada tahun ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Pembelian saham Apple ini merupakan investasi saham teknologi kedua yang dilakukan Berkshire. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan yang dijalankan legenda hidup pasar modal dunia, Warren Buffett ini  terus menambah sahamnya di IBM.

Berkhshire juga berada di balik penawaran pengambilalihan perusahaan internet yang tengah kesulitan keuangan, Yahoo.

Sumber: CNN Money

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas