Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menteri Perindustrian Protes Bunga Bank Masih Tinggi

Menteri Perindustrian Saleh Husin menilai suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) masih sangat tinggi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
zoom-in Menteri Perindustrian Protes Bunga Bank Masih Tinggi
dok Kemenperin
Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan keterangan kepada wartawan media cetak dan elektronik seusai Konferensi Pers Bersama 4 Menteri: SVLK Mengantar Indonesia Capai FLEGT License Pertama di Dunia di Jakarta, 12 Mei 2016. Menperin mengatakan, diharapkan dengan diterimanya skema SVLK dengan menggunakan Dokumen V-Legal sebagai dokumen eksportasi produk kayu ke pasar internasional khususnya Uni Eropa, dapat meningkatkan akses pasar sehingga akan meningkatkan nilai ekspor produk hilir pengolahan kayu Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Saleh Husin menilai suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) masih sangat tinggi.

Menurut Saleh, dengan level BI Rate di angka 6,75 persen masih menyulitkan pengusaha di sektor industri.

"Bunga bank kalau dibanding tetangga masih termasuk tinggi," ujar Saleh di Rakernas Kamar Dagang dan Industri Indonesia, di Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Saleh memaparkan pihak Bank Indonesia harus bisa mendengar aspirasi pengusaha.

Melalui bunga rendah, Saleh yakin pengusaha lebih terangsang untuk meningkatkan bisnisnya dan mendorong daya saing menghadapi investor asing.

"Rate ini yang harus koordinasi dengan Bank Indonesia," kata Saleh.

Saleh pun menyayangkan akibat suku bunga yang tinggi dari perbankan, banyak pengusaha mencari suntikan modal dari bank di luar negeri. Karena Saleh mengakui bunga bank di negara lain lebih kompetitif.

Rekomendasi Untuk Anda

"Agar pelaku usaha cari modal di dalam negeri tidak di luar dengan bunga yang bersaing," papar Saleh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas