Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

PLTU Cilacap Layani 350.000 Pelanggan Baru

"PLTU Cilacap Ekspansi dinyatakan lulus uji coba dan juga sudah berhasil mendapatkan sertifikat laik operasi."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
zoom-in PLTU Cilacap Layani 350.000 Pelanggan Baru
ISTIMEWA
PLTU Cilacap Ekspansi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN ( Persero) menambah pasokan listrik untuk memperkuat sistem listrik Jawa–Bali dengan melalui beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU ) Cilacap Ekspansi berkapasitas 1 x 660 Mega Watt ( MW).

PLTU ini berlokasi di Desa Karang Kandri Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah dan masuk ke dalam sistem interkoneksi Jawa – Bali via jaringan 500 kV Adipala-kesugihan.

Menandai masuknya PLTU Cilacap ekspansi 1 x 660 MW kedalam sistem Jawa – Bali, PLN melakukan tanda tangan Comercial Operation Date Dengan PT Sumber Segara Primadaya selaku pengembang.

“Setelah melalui serangkaian uji coba ketahanan dan syncronisasi, akhirnya PLTU Cilacap Ekspansi dinyatakan lulus uji coba dan juga sudah berhasil mendapatkan sertifikat laik operasi," ujar Nasri Sebayang, Kamis (16/6/2016).

PLTU Cilacap ekspansi tahap 1 menggunakan teknologi Super Critical Boiler berbahan bakar Batubara Low Range (4200 kilo kalori per kilogram) dan didesain agar dapat beroperasi efisien dan ramah lingkungan.

Hal ini sekaligus juga untuk pengoperasian pembangkit yang ramah lingkungan dengan mengurangi emisi gas buang.

"Pembangkit ini akan memperkuat keandalan operasi sistem Jawa-Bali secara keseluruhan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan," jelas Nasri.

Rekomendasi Untuk Anda

Secara keseluruhan jumlah pelanggan di Regional Jawa Bagian Tengah mencapai 22 juta pelanggan lebih. Jumlah ini mengalami pertumbuhan sebesar 4.83 persen tahun 2015.

PLTU ini dibangun diatas tanah seluas 39,28 HA dilokasi yang sama dengan PLTU eksisting Cilacap 2 x 300 MW. PLTU Cilacap Ekspansi dikembangkan oleh S2P dengan sponsor PT Sumber Energi Sakti Prima 51 persen dan PT Pembangkitan Jawa Bali 49 persen.

Proyek ini merupakan kelanjutan dari proyek 7.000 MW yang dibangun oleh Independent Power Producer (IPP/swasta) dengan waktu pembangunan lebih cepat dari kontraktual 32 bulan saja.

PLN akan membeli listrinya seharga 7.5534 cent USD per KwH dengan asumsi harga batubara 72,06 dollar AS/ ton.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas