Tribun Bisnis

Menkopolhukam: Intinya Pemerintah Ingin Buat Nyaman Investor Asing

Indonesia bisa membuat para investor nyaman tinggal di Indonesia seperti di negara lainnya.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Hendra Gunawan
Menkopolhukam: Intinya Pemerintah Ingin Buat Nyaman Investor Asing
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menkopolhukam RI Luhut Binsar Pandjaitan saat gelar acara Coffee Morning di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menkopolhukam RI Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan terkait upaya pemerintah dalam membuat para wajib pajak merasa nyaman dan mau berinvestasi di Indonesia.

"Intinya itu pemerintah begini, kita itu ingin membuat standar yang sama dengan negara di sekitar kita," ujar Luhut, saat ditemui di Kantor Kemenkopolhukam RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016).

Menurutnya, Indonesia bisa membuat para investor nyaman tinggal di Indonesia seperti di negara lainnya.

"Kalau di malaysia bisa bikin begini, di singapura bisa bikin juga, kenapa kita tidak bisa buat ?, sehingga investor itu datang kemari dan nyaman tinggal disini," tegasnya.

Luhut mengatakan bank BUMN ditunjuk sebagai bank persepsi yang menampung dana repatriasi dari tax amnesty.

"Kita juga membuat bank persepsinya itu bank BUMN selama 3 bulan ke depan," jelasnya.

Ia pun membeberkan alasan dipilihnya sejumlah Bank yang tergabung dalam BUMN yang dianggap tidak beresiko dalam pengelolaan dana yang ditampung dari wajib pajak.

"kita coba dulu, kenapa bank BUMN?, karena bank BUMN pasti duitnya itu dilepaskan dalam berbagai macam produk yang bisa mereka lakukan, kalau bank asing dia bisa bikin berbagai macam produknya diluar jadi duitnya keluar lagi," tandasnya.

Sejumlah bank BUMN yang siap menampung dana repatriasi dari tax amnesty, yakni BRI, BNI, BTN, Bank Mandiri.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas