Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Aset Keuangan Syariah Mencapai Rp 3.952 Triliun

OJK terus mendukung pengembangan Keuangan Syariah yang telah berkembang pesat dalam 5 tahun terakhir

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung pengembangan Keuangan Syariah yang telah berkembang pesat dalam 5 tahun terakhir, baik dari jumlah pelaku maupun aset keuangan syariah di sektor perbankan, Industri Keuangan Non Bank (IKNB), dan pasar modal.

Hingga Mei 2016, aset perbankan syariah, pasar modal syariah dan IKNB Syariah telah mencapai Rp 3.952,1 triliun terdiri dari perbankan syariah Rp 297,9 triliun, IKNB syariah Rp 74,8 triliun, dan pasar modal syariah Rp 3.579,4 triliun.

‎"Peranan keuangan syariah dalam berbagai sektor ekonomi juga terus meningkat, antara lain melalui pendanaan APBN, proyek-proyek swasta, dan UMKM," kata Deputi Komisioner Pengawas IKNB I Edy Setiadi, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Ia menjelaskan, ‎aset IKNB syariah hingga Mei 2016 berkontribusi 4,66 persen dari total aset keuangan syariah disumbang dari aset perusahaan asuransi syariah Rp 29,83 triliun, perusahaan pembiayaan syariah Rp 27,51 triliun.

"Kemudian, perusahaan modal ventura syariah Rp 469 miliar, perusahaan penjaminan syariah Rp 673 miliar, PT Pegadaian (Persero) Rp 4,10 triliun dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Rp 12,21 triliun," tuturnya.

Sementara aset pasar modal syariah terdiri dari saham syariah Rp 3.172 triliun, sukuk korporasi Rp 11,11 triliun, sukuk negara Rp 386,17 triliun dan reksadana syariah Rp 9,92 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas