Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

PM Singapura Akan Ikuti Pembukaan Kawasan Industri di Kendal

Pemerintah Indonesia tengah meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Singapura di bidang ekonomi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Y Gustaman
zoom-in PM Singapura Akan Ikuti Pembukaan Kawasan Industri di Kendal
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/Kris/Setpres
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri merangkap Menteri Koordinator Bidang Keamanan Nasional Republik Singapura H.E Mr. Teo Chee Hean di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/11/2015) TRIBUNNEWS.COM/Kris/Setpres 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia tengah meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Singapura di bidang ekonomi.

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, dalam waktu dekat akan mengunjungi Indonesia untuk melihat pengembangan kawasan industri yang berada di Kendal, Jawa Tengah.

Direktur Urusan Asia Timur Pasifik Kementerian Luar Negeri Indonesia, Edi Yusuf, menjelaskan Singapura punya peran strategis untuk pengembangan ekonomi di kawasan Asia.

"Pertemuan para pemimpin nanti akan ada dimulai dengan opening ceremony kawasan industri Kendal dari Jababeka Indonesia dan Singapura. Kerjasama cuma satu bidang saja yaitu ekonomi," jelas Edi di Kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Dalam waktu dekat Singapura juga akan menandatangani nota kesepahaman untuk bidang pariwisata seperti Join Tourism Marketing dan juga Cruise Tourism.

"Ya nanti semoga ada juga perusahaan Singapura yang akan komitmen untuk berinvestasi di Indonesia dan mau kerjasama di bidang pariwisata," tambah dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Hingga saat ini setidaknya 16 perusahaan yang berasal dari berbagai negara di Asia telah menanamkan investasi senilai Rp 3,2 triliun dan akan didirikan di kawasan industri di Kendal, Jawa Tengah.

Hal itu dikatakan sebagai bentuk kerjasama di bidang ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di Asia.

"Dari 2.200 hektare, sekarang sudah seribu hektar yang sudah dibuka untuk pengembangan kawasan industri di Jawa Tengah," Edi menguraikan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas