Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Utang Pemerintah Bikin Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 323,8 Miliar Dolar AS

"Kenaikan ini dipengaruhi posisi ULN sektor publik (pemerintah) yang meningkat."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Utang Pemerintah Bikin Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 323,8 Miliar Dolar AS
KOMPAS IMAGES

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) pada akhir triwulan II 2016 mencapai 323,8 miliar dolar AS, naik 6,9 miliar dolar AS atau 2,2 persen dibandingkan posisi triwulan I 2016 sebesar 316,9 miliar dolar As.

"Kenaikan ini dipengaruhi posisi ULN sektor publik (pemerintah) yang meningkat," kata Direktur Eksekutif Departemen Statistik BI Hendy Sulistiowati di gedung BI, Jakarta, Selasa (23/8/2016).

ULN pemerintah tercatat naik ‎18 persen menjadi 158,7 miliar dolar AS dari triwulan I senilai 151,3 miliar dolar AS.

Sedangkan ULN swasta turun 3,1 persen menjadi 165,1 dolar AS dari sebelumnya 165,6 miliar dolar AS.

Hendy menilai, naiknya utang pemerintah tersebut masih dalam kategori aman karena sebagian besar didominasi utang jangka panjang‎ sebesar 155,5 miliar dolar AS dan 3,2 miliar dolar AS memiliki tenor jangka pendek.

"Sehingga boleh dikatakan, sebagian besar atau lebih dari 90 persen utang publik itu utang jangka panjang. Kenaikan utang publik ini terkait penerimaan pajak dan bukan pajak (menurun)," tutur Hendy.

Terkait penurunan ULN swasta mengalami penurunan dikarenakan kegiatan perusahaan bisnis masih lesu, sehingga menunda peminjaman.

Rekomendasi Untuk Anda

"Perusahaan-perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) ekspornya turun, kalau ekspor masih negatif, ngapain utang banyak-banyak kalau produksi aja masih turun," ujar Hendy.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas