Tribun Bisnis

Dana Pensiun dan BPJS Ketenagakerjaan Didorong Biayai Pembangunan Infrastruktur

Pemerintah mendorong dana pensiun dan BPJS Ketenagakerjaan untuk ikut serta berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
zoom-in Dana Pensiun dan BPJS Ketenagakerjaan Didorong Biayai Pembangunan Infrastruktur
Youtube
Bambang Brodjonegoro 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mendorong dana pensiun dan BPJS Ketenagakerjaan untuk ikut serta berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur yang dijalankan BUMN.

"Kita dorong ini, dana pensiun bentuk alternatif di investasi di sektor riil, karena memberikan penghasilan dana jangka panjang," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Istana Negara, Jakarta, Jumat (21/10/2016).

Menurut Bambang, selama ini dana pensiun, BPJS maupun Sarana Multi Infrastruktur (SMI) banyak menyimpan dananya di deposito ata‎upun Surat Utang Negara (SUN) untuk mendapatkan imbal hasil yang menjanjikan.

"Penggunaan dana ke infrastruktur ‎non APBN ada aturan hukumnya di BPJS Ketenagakerjaan yang bisa menggunakan investasi 5 persen, begitu juga dengan Taspen," ungkap Bambang.

Lebih lanjut dia mengatakan, dana yang dikelola ‎di BPJS dan Tabungan Pensiun (Taspen) cukup besar, dimana masing-masing senilai Rp 220 triliun dan Rp 140 triliun.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 disebutkan kebutuhan pendanaan infrastruktur prioritas mencapai Rp 4.796 triliun.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas