Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
Live
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berkat Tax Amnesty, Industri Properti Bakal Melaju Pada Semester II 2017

Peserta pengampunan pajak akan melirik properti sebagai instrumen investasi dibandingkan produk lainnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Berkat Tax Amnesty, Industri Properti Bakal Melaju Pada Semester II 2017
TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Industri properti diprediksi akan bertumbuh dengan pesat pada semester II 2017, seiring adanya berbagai stimulus yang mulai datang.

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan, adanya pengampunan pajak atau tax amnesty dan terbangunnya berbagai infrastruktur di berbagai wilayah mampu mendorong pertumbuhan properti tahun depan yang diperkirakan mencapai 20 persen.

"Pendorong pertumbuhan properti itu yaitu infrastruktur, dibangun tol, di‎bangun waduk, dibangun jalan, dan lainnya, tentu mendorong daya beli masyarakat," tutur Ali di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Ali melihat, semester II 2016 sebenarnya properti sudah mengalami pertumbuhan yang tinggi, namun sedikit tersendat adanya keraguan dari para pembeli terkait persoalan keamanan seperti aksi demo ataupun isu politik.

"Semester I 2017 itu orang akan menunggu dan melihat keadaan dulu, karena ada Pilkada. Jadi saya melihat semester kedua tahun depan properti bertumbuh pesat," tutur Ali.

Lebih lanjut Ali mengatakan, para peserta pengampunan pajak akan melirik properti sebagai instrumen investasi dibandingkan produk lainnya, sebab properti memiliki imbal hasil yang lebih baik.

Rekomendasi Untuk Anda

"‎Sudah masuk sebagian dana tax amnesty tapi kok belum terasa? Tapi saya perkirakan Rp 70-an triliun masuk ke properti dari dana repatriasi," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas