Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Industri Jasa Logistik Siap Garap Kawasan Berikat

Sejauh ini, manajemen Kamadjaja Logistic mengklaim masih belum menghitung proyeksi bisnis dari pusat logistik berikat ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Industri Jasa Logistik Siap Garap Kawasan Berikat
ISTIMEWA
Maket kawasan pergudangan terintegrasi milik PT Lookman Djaja yang akan dibangun seluas 20 ha di atas lahan 35 ha di Cikarang, Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- PT Kamadjaja Logistic bersiap memulai bisnis pusat logistik berikat (PLB) di awal tahun nanti.

Perusahaan yang sudah mendaftarkan diri sebagai PLB per Oktober lalu ini juga sudah memiliki gudang bernama K-Log, seluas 10.000 meter persegi (m²). 

Menurut Ivan Kamadjaja, Chief Executive Officer PT Kamadjaja Logistic, pihaknya menilai,  pusat logistik berikat ini memiliki potensi bisnis. "PLB bisa mempercepat proses logistik yang sudah berjalan," katanya Minggu (18/2/2016).

Perusahaan ini memang sengaja mengulur waktu pengoperasian pusat logistik berikat di awal tahun nanti lantaran ingin mempersiapkan diri dengan matang. Terutama untuk mempelajari aturan teknis dari pusat logistik berikat tersebut.

Kamadjaja Logistic sudah memiliki calon klien yang bakal bekerjasama dengan perusahaan ini. Sayang, Ivan masih belum bersedia menyebutkan identitas calon pelanggannya.

Yang jelas, berasal dari bidang produk makanan (food and beverage) dan produk konsumsi (consumer goods).

Sejauh ini, manajemen Kamadjaja Logistic mengklaim masih belum menghitung proyeksi bisnis dari pusat logistik berikat ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tapi  kalau secara fakta teman-teman kami (pemain logistik di PLB), proyeksinya cukup bagus," paparnya.

PT Lookman Djaja juga akan terjun di bisnis pusat logistik berikat. Menurut Kyatmaja Lookman, Chief Executive Officer PT Lookman Djaja, pihaknya berencana membangun kawasan pergudangan terintegrasi seluas 20 hektare (ha) di atas lahan 35  ha di Cikarang, Jawa Barat.

Lookman Djaja siap mendaftarkan kawasan pergudangan itu menjadi pusat logistik berikat. "Kalau pembangunan gudang sudah rampung, kami daftarkan ikut PLB," tuturnya.

Meski siap terjun di bisnis pusat logistik berikat, Kyatmaja menyebutkan, sejatinya bisnis tersebut  masih menjadi pelengkap bisnis logistik secara keseluruhan.

Ini artinya, Lookman Djaja masih memandang penting bisnis logistik yang sudah dijalani selama ini.

"PLB itu tidak bisa menggantikan bisnis logistik yang sudah ada," katanya, tanpa merinci lebih lanjut.

Reporter: Ramadhani Prihatini

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas