Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pemerintah Putuskan Lhokseumawe Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

”KEK Arun Lhokseumawe ini sudah memenuhi syarat dari semua aspek, sehingga akan segera kita usulkan kepada Presiden," kata Darmin

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
zoom-in Pemerintah Putuskan Lhokseumawe Jadi Kawasan Ekonomi Khusus
KOMPAS IMAGES
Menko Perekonomian Darmin Nasution 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan mengajukan Lhokseumawe untuk ditetapkan sebagai KEK melalui Peraturan Pemerintah.

Tahap pertama pemerintah akan mengusulkan hal tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

”KEK Arun Lhokseumawe ini sudah memenuhi syarat dari semua aspek, sehingga akan segera kita usulkan kepada Presiden," kata Darmin, di Jakarta, Senin (30/1/2017).

Darmin menjelaskan, rencana bisnis di KEK Arun Lhokseumawe mencakup pengembangan industri sektor energi (oil & gas), regasifikasi LNG, LNG hub/trading, LPG hub/trading, Mini LNG Plant PLTG dengan pengembangan pembangkit listrik yang ramah lingkungan.

Kemudian pengembangan cluster industry petrokimia yang ramah lingkungan. Pengembangan agro industri pendukung ketahanan pangan, pemanfaatan potensi bahan baku pertanian dan pengembangan berbagai jenis usaha agro industry dan turunannya.

Pengembangan infrastruktur logistik untuk mendukung input dan output dari industri oil & gas, petrokimia dan agro industry. Hal ini dilakukan melalui peningkatan infrastruktur pelabuhan dan dermaga berstandar internasional.

"Selain itu ada juga industri penghasil kertas kantong semen (kertas kraft)," kata Darmin.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai tambahan Konsorsium BUMN dan BUMD juga siap berinvestasi 3,8 miliar dollar AS (Rp 50,5triliun) hingga 10 tahun ke depan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Provinsi Nanggore Aceh Darussalam.

Konsorsium tersebut terdiri dari PT. Pertamina, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Pelindo I, dan Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh. Tenaga kerja yang akan terserap diperkirakan mencapai 40.000 orang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas