Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Freeport Bermasalah, DPR Pertanyakan Sikap Chappy Hakim Hengkang

Politisi Hanura itu mengaku tidak mengerti alasan Chappy mundur. Satu hal yang pasti, Mukhtar melihat pengunduran Chappy terlalu cepat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Freeport Bermasalah, DPR Pertanyakan Sikap Chappy Hakim Hengkang
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
President dan CEO Freeport-McMoRan Inc Richard C. Adkerson (kanan) berjabat tangan dengan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Freeport Indonesia Chappy Hakim (kiri) usai memberikan keterangan kepada media di Jakarta, Senin (20/2/2017). President dan CEO Freeport-McMoRan Inc Richard C. Adkerson menjelaskan meskipun UU Pertambangan Mineral dan Batubara 2009 menyatakan bahwa Kontrak Karya tetap sah berlaku selama jangka waktunya, pemerintah meminta agar Freeport mengakhiri Kontrak Karya 1991 agar memperoleh suatu ijin operasi yang tidak pasti dan persetujuan ekspor jangka. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Chappy Hakim telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Freeport Indonesia. Hal itu dilakukan Chappy sebelum adanya ancaman arbitrase dari Freeport-Mcmoran Inc.

Anggota DPR RI Komisi VII Mukhtar Tompo mempertanyakan sikap Chappy Hakim. Pasalnya saat Freeport bermasalah, jabatan Direktur Utama ditinggalkan Chappy.

"Kalau dia memang betul-betul negarawan, harusnya kalau ada masalah dihadapi," ujar Mukhtar kepada Tribunnews.com, di komplek parlemen RI, Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Politisi Hanura itu mengaku tidak mengerti alasan Chappy mundur. Satu hal yang pasti, Mukhtar melihat pengunduran Chappy terlalu cepat.

"Ya saya tidak tahu apa yang membuat pak Chappy terlalu dini mengundurkan diri dari Freeport," ungkap Mukhtar.

Pria yang pernah berseteru dengan Chappy menilai Freeport Indonesia butuh seorang pemimpin yang mempunyiai kepiawaian. Mukhtar tak ingin ada Presiden Direktur seperti sosok Chappy yang menghilang saat ada masalah.

"Disini dibutuhkan kepiawaian seorang pemimpin bukan seorang manajer," kata Mukhtar.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas