Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Sejak Januari 2017, Kementerian Kelautan Amankan 43 Kapal Nelayan Asing

Kapal-kapal asal Vietnam diamankan di sekitar Pulau Natuna, yang lokasinya bersebelahan dengan wilayah Vietnam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Sejak Januari 2017, Kementerian Kelautan Amankan 43 Kapal Nelayan Asing
TRIBUN PONTIANAK/Anesh Viduka (Anes)
Kapal nelayan asing saat digiring dari muara Jungkat, Pontianak, Kalimantan Barat menuju pangkalan Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak, Jalan Moh Hatta, Sungai Rengas, Kuburaya, Kalbar, Jumat (24/3/2017) sore. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak awal Januari 2017 ini, sudah 42 kapal nelayan asing ilegal yang diamankan karena menangkap ikan ilegal di perairan Indonesia. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Eko Djalmo Asmadi mengatakan, rinciannya adalah 4 kapal dari Malaysia, 4 kapal dari Filipina dan sisanya kapa dari Vietnam.

"Paling banyak dari Vietnam," ujar Eko Djalmo Asmadi kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).

Kapal-kapal asal Vietnam diamankan di sekitar Pulau Natuna, yang lokasinya bersebelahan dengan wilayah Vietnam.

Sedangkan kapal asal Filipina diamankan dari perairan sebelah utara Pulau Bitung, yang lokasinya tidak jauh dari perairan Filipina.

"Kapal asal Malaysia itu adanya di sekitar Selat Malaka," katanya.

Jumlah kapal nelayan asing yang diamankan pada triwulann pertama 2017 sebanyak 42 unit, jauh lebih banyak dibandingkan triwulan pertama tahun 2016 lalu yang mencapai 32 unit.

Rekomendasi Untuk Anda

Eko Djalmo Asmadi menduga salah satu faktornya adalah moratorium di Tiongkok dan Thailand.

"Jadi mereka sudah tidak boleh mancing di negaranya sendiri, sekarang meraka mau lari kemana, sedangkan pekerjaan mereka mencari ikan," terangnya.

Untuk mengantisipasi serbuan nelayan asing ilegal, pemerintah akan memperkuat patroli di sebelah utara Indonesia, di titik-titik di mana biasa dimanfaatkan para pencuri ikan masuk ke wilayah Indonesia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas