Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bos-bos BUMN Juga Punya Grup WhatsApp, Ingin Tahu Apa yang Mereka Obrolkan?

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengungkapkan ada grup Whatsapp yang dibuat khusus untuk para direksi BUMN.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bos-bos BUMN Juga Punya Grup WhatsApp, Ingin Tahu Apa yang Mereka Obrolkan?
Kompas.com
Logo WhatsApp. 

TRIBUNNEWS.COM - Whatsapp memungkinkan penggunanya berkomunikasi secara efisien. Karena itu, para direksi BUMN pun membentuk grup dengan memanfaatkan aplikasi ini.

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengungkapkan ada grup Whatsapp yang dibuat khusus untuk para direksi BUMN sebagai sarana berkomunikasi dan berdiskusi.

"Yang jelas para direksi BUMN menggunakan grup Whatsapp untuk berkoordinasi seputar bisnis yang dijalankan. Kami juga memanfaatkan grup Whatsapp untuk menyebar undangan rapat," ujarnya Sabtu (29/4/2017).

Selain untuk koordinasi, para direksi BUMN juga menggunakan grup Whatsapp tersebut untuk mengucapkan selamat jika ada direksi maupun perusahaan pelat merah yang berulang tahun.

Ada aturan tidak tertulis di antara para anggota grup direksi BUMN. Menurut Imam, salah satunya tidak boleh ada keributan dan mengkritik secara personal sesama anggota grup.

"Kalau ada yang melakukan itu, pasti akan 'selesai' dia," kata Iman tanpa menguraikan lebih jauh maksud kata "selesai" itu.

Imam juga menceritakan, karena grup ini isinya adalah direksi BUMN, obrolan yang ada lebih banyak berkaitan dengan percakapan-percakapan seputar bisnis dan kerja sama di antara perusahaan pelat merah. Intinya, obrolannya serius.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain direksi, anggota dari grup ini adalah sejumlah pejabat di Kementerian BUMN yang terkait. Menteri BUMN tidak masuk dalam grup ini.

Adapun yang menjadi admin dari grup direksi BUMN adalah salah satu pejabat di Eselon II Kementerian BUMN.

Admin ini yang menambahkan anggota baru jika ada direksi yang diangkat. "Kalau ada direksi yang dicopot, mereka akan di-remove dari grup," pungkas dia.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas