Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Penyendupan Benih Lobster ke Singapura Libatkan Oknum Kostrad dan BAIS TNI Protokol Bandara

Kedua oknum petugas tersebut, yakni Sertu ST dari kesatuan Batalyon Intelpur Kostrad dan TM dari kesatuan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Penyendupan Benih Lobster ke Singapura Libatkan Oknum Kostrad dan BAIS TNI Protokol Bandara
SHRIMP NEWS INTERNATIONAL
Benih lobster 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri bekerjasama dengan badan terkait menggagalkan upaya penyelundupan 208.756 ekor benih lobster senilai Rp 31,3 miliar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (9/6/2017).

Pelaku berinisial AM dan WHY semula akan membawa ratusan ribu benih lobster tersebut ke Singapura.

Yang mengagetkan, modus yang digunakan pelaku untuk melancarkan penyelundupan ratusan ribu benih lonster ini adalah dengan menggunakan jasa dua petugas protokol TNI di Bandara Soetta.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Purwadi Arianto, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/6/2017) menyebutkan, kedua oknum petugas tersebut membantu pelaku agar ratusan ribu benih lobster dalam 8 koper tersebut lolos hingga bagasi pesawat.

Kedua oknum petugas tersebut, yakni Sertu ST dari kesatuan Batalyon Intelpur Kostrad dan TM dari kesatuan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

"Tersangka AM mendapatkan perintah melalui telepon dari saudara Jaka (masih DPO) untuk mengantarkan koper berisi benih lobster itu melalui kedua protokol TNI tersebut untuk dikirim ke Singapura," ungkap Purwadi.

Kini, kedua oknum petugas tersebut telah diserahkan dan ditangani oleh POM Mabes TNI.

Rekomendasi Untuk Anda

Purwadi menambahkan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lain yang terlibat upaya penyelundupan ratusan ribu benih lobster ini.

"Berdasarkan pantauan CCTV di bandara, tim Tipidter melakukan pengembangan kasus dan pengejaran ke NTB," tukasnya.

Benih lobster yang diamankan petugas totalnya mencapai 208.756 ekor dimasukkan dalam delapan koper.

Penggagalan penyelundupan ratusan ribu baby lobster ini didapat dari dua orang penumpang pesawat pada jam berbeda.

Pertama, dari penumpang Garuda Indonesia GA 824 rute Cengkareng-Singapura, Adhar Mukhlisin alias AM (37), di Terminal 3, pukul 04.20 WIB.

AS menyembunyikan 169.136 ekor benib lobster dalam 176 kantong ke dalam 6 koper bagasinya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas