Rupiah Mendatar Jelang Libur Lebaran
Sehari jelang libur Lebaran, kurs rupiah bergerak mendatar seiring faktor eksternal yang lebih mempengaruhi pergerakan rupiah
Penulis:
Seno Tri Sulistiyono
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sehari jelang libur Lebaran, kurs rupiah bergerak mendatar seiring faktor eksternal yang lebih mempengaruhi pergerakan rupiah pada pekan ini.
Analis Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra mengatakan, jika melihat lebih ke belakang, pergerakan rupiah telah bergerak relatif mendatar di kisaran Rp 13.260 sampai Rp 13.340 per dolar AS dalam satu bulan terakhir.
"Rentang pergerakan rupiah pada hari ini kemungkinan di kisaran Rp 13.280 hingga Rp13.330 per dolar AS dengan kecenderungan melemah," ucap Putu, Jakarta, Kamis (22/6/2017).
Menurut Putu, sikap optimis yang ditunjukkan beberapa pejabat bank sentral AS (The Fed) terhadap kondisi ekonomi negeri Paman Sam membuat dolar AS menguat di pekan ini.
"Sikap tersebut menimpali proyeksi Pimpinan The Fed, Janet Yellen, pada pekan lalu ketika menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 persen menjadi 1,25 persen," tuturnya.
Putu melihat, kinerja rupiah masih akan terjaga hingga saat ini setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan 4,75 persen pada pekan lalu dan mengatakan kondisi sistem keuangan serta makroekonomi Indonesia yang stabil.
"Selain itu beberapa indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia juga dirilis bagus, tingkat ekspor dan impor Indonesia menunjukkan peningkatan di bulan Mei," ujar Putu.