Tribun Bisnis

ALFI: Mogok Kerja di Pelabuhan Bisa Ganggu Iklim Investasi

Apabila pelayanan tetap jalan shippingline dapat tetap masuk dan bongkar muat di JICT. Hal tersebut akan membuat para pelaku industri tenang

ALFI: Mogok Kerja di Pelabuhan Bisa Ganggu Iklim Investasi
KOMPAS IMAGES
Sejumlah truk kontainer melintas melalui gerbang otomatis Jakarta International Container Terminal (JICT) Jakarta 

Diketahui Serikat Pekerja JICT mengirimkan surat kepada JICT tentang rencana mogok kerja tanggal 3-10 Agustus 2017.

Mogok tersebut bukanlah upaya yang pertama kali dilakukan karyawan JICT.

Sebelumnya juga muncul rencana mogok pada tanggal 9 Mei 2017.

Namun hal tersebut dibatalkan setelah ada kesepakatan antara Direksi dan Serikat Pekerja JICT.

Salah satu faktor penyebab mogok tersebut karena bonus yang diterima karyawan pada tahun 2016 menurun sebesar 42,5 % dibandingkan bonus pada tahun 2015.

Penurunan tersebut terjadi karena PBT (Profit Before Tax) JICT menurun dari 66.335.734 USD pada tahun 2015 menjadi 44.198.502 USD pada tahun 2016.

“Apabila mogok terjadi, sebenarnya JICT dan pekerja sendiri akan mengalami kerugian karena tidak melayani shippingline,” kata Yukki.

Lebih lanjut Yukki juga menjelaskan permasalahan yang menjadi penyebab mogok bukanlah permasalahan lama dan sudah dipahami oleh banyak orang.

Bahkan menurutnya Menteri Perhubungan, Otoritas Pelabuhan juga sudah memberikan perhatian serius terhadap permasalahan mogok pekerja.

“Sebaiknya permasalahan ini dijauhkan dari kepentingan politik,” tutup Yukki.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas