Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Hari Ini Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Melemah

"Ekspektasi pada data Indonesia kurang bagus, tapi pasar masih menunggu hasilnya," ujar Joshua Pardede

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pekan lalu, pergerakan kurs rupiah cenderung stagnan. Jumat (4/8) lalu, di pasar spot, kurs rupiah naik 0,08 persen menjadi Rp 13.316 per dollar AS. Meski begitu, dalam sepekan kurs spot rupiah cuma naik 0,06 persen.

Sementara, di kurs tengah Bank Indonesia (BI), nilai tukar rupiah terkerek sekitar 0,04%. Dalam sepekan, rupiah cuma naik tipis 0,01 persen.

Research & Analyst Monex Investindo Futures Faisyal melihat, data ekonomi AS, seperti klaim pengangguran, yang tak sesuai perkiraan pasar, membuat kurs dollar AS loyo.

Imbasnya, kurs rupiah cenderung menguat.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menambahkan, di awal pekan ini, pelaku pasar masih wait and see jelang rilis data ekonomi Indonesia.

Baca: Harga Logam Mulia Aneka Tambang Pagi Ini Stabil di Rp 593.000 Per Gram

"Ekspektasi pada data Indonesia kurang bagus, tapi pasar masih menunggu hasilnya," ujar Josua Pardede akhir pekan lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Josua, jika data PDB dan cadangan devisa Indonesia di bawah ekspektasi, maka rupiah berpeluang melemah. "Support rupiah ada di Rp 13.300 dan resistance di Rp 13.375 per dollar AS," analisa Josua.

Reporter: Nathania Pessak 

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas