Tribun Bisnis

Jokowi: Pengusaha Wait And See, yang Di-wait Apa yang Di-see Apa Lagi

“Pengusaha wait and see, yang di wait apa yang di see apa lagi. Ini momentum ini supaya enggak ada lagi yang wait and see.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Jokowi: Pengusaha Wait And See, yang Di-wait Apa yang Di-see Apa Lagi
henry lopulalan/stf
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana (kanan) mencoba Kopi Kintamani, Bali di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengatakan momentum ekonomi yang tengah dirasakan saat ini harus dimanfaatkan dengan baik.

Ia mengatakan para investor tidak perlu lagi menunggu atau mempertimbangkan melakukan investasi di Indonesia.

“Pengusaha wait and see, yang di wait apa yang di see apa lagi. Ini momentum ini supaya enggak ada lagi yang wait and see. Yang mau diwait apa yang di see apa lagi,” ujar Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Jokowi menjelaskan. Indonesia sekarang ini sudah berada pada posisi negara tujuan investasi. Hal itu berdasarkan penilaian dari United Nation Conference on Trade and Development (UNCTAD).

“Ini momentum menurut saya yang harus dimanfaatkan baik oleh Negara, BUMN, atau swasta,” kata Jokowi.

Baca: Priiittt, Direktur Penyidikan KPK Langgar Prosedur!

Hal lain yang menjadikan momentum positif menurut Jokowi adalah tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah berdasarkan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Baca: PNS Ini Cukur Plontos Rambutnya, Rayakan Penangkapan Wali Kota Tegal oleh KPK

“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahnya. Kita sekarang nomor satu. Ini surveinya OECD. Bukan main-main. Nomor satu Indonesia, biasanya Swiss. Sekarang Indonesia, Swiss, India, Luxemburg. Ini momentum, kok masih ada yang pesimis apa lagi yang dicari, apa yang ditunggu lagi,” kata Jokowi lagi.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas