Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Saham Kioson Melejit Sampai 278 Persen, BEI Lakukan Suspensi

"Suspensi bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Saham Kioson Melejit Sampai 278 Persen, BEI Lakukan Suspensi
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Pencatatan saham perdana PT Kioson Komersial Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia, Kamis (5/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia mengentikan sementara (suspensi) saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) dan seri I KIOS (KIOS-W) pada perdagangan Selasa (17/10/2017).

Penghentian sementara perdagangan saham Kioson oleh BEI ini dilakukan lantaran adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham KIOS.

Mengutip Bloomberg, Senin (16/10), saham KIOS ditutup di level Rp 2.120 per saham atau naik sekitar 278 persen sejak pertama kali melantai di bursa.

Penghentian sementara perdagangan suspensi dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai.

"Suspensi bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham KIOS dan waran seri I KIOS-W," ujar Kadiv Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy dalam keterbukaan informasi, Selasa, (17/10/2017).

Baca: Darmin Nasution Sebut Ada 3 Tiga Pencapaian Signifikan di Pemerintahan Jokowi-JK

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Minna Padi Siap Rights Issue 5 Miliar Saham untuk Akuisisi Bank Muamalat

Oleh karena itu, Irvan mengingatkan agar pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Sebagaimana gambaran, emiten dengan kode efek KIOS ini terbilang baru di pasar modal. Perusahaan e-commerce tersebut mencatatkan sahamnya di pasar modal pada 6 Oktober lalu dengan harga penawaran Rp 300 per lembar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas