Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Ini Masukan Bank Dunia untuk Pemerintahan Jokowi ‎

Bank Dunia, kata Sri Mulyani, menyarankan pemerintah untuk bisa memperbaiki semua aspek yang berkaitan dengan kemudahan dalam berbisnis

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ini Masukan Bank Dunia untuk Pemerintahan Jokowi ‎
Apfia Tioconny Billy
Menteri Keuangan Sri Mulyani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - ‎Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan hasil pertemuan Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Selasa (21/11/2017).

Menurutnya, Bank Dunia menyampaikan kondisi makro ekonomi dan sektor yang harus digenjot dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dimana roda utamanya yaitu investasi.

"Penekananya pada investasi, aspek-aspek apa saja yang bisa meningkatkan pertumbuhan investasi di Indonesia, tadi di bahas mengenai beberapa kebijakan mengenai investasi," ujar Sri Mulyani di Istana Bogor, Selasa (21/11/2017).

Bank Dunia, kata Sri Mulyani, menyarankan pemerintah untuk bisa memperbaiki semua aspek yang berkaitan dengan kemudahan dalam berbisnis, terutama di daerah-daerah yang menjadi tujuan investor.

"Jadi bisa saja dibuat pemikiran untuk membuat perlombaan perbaikan iklim investasi di masing-masing daerah, bisa disampaikan setiap tahunnya," papar Sri Mulyani.

Baca: BREAKING NEWS! Kejagung Tahan Pengusaha Kondang Edward Soeryadjaja

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Gara-gara Kenakan Busana Bunga Matahari, Penyanyi Tenar Katy Perry Dilarang Masuk ke China

‎Selain itu, Bank Dunia juga mendorong pemerintah untuk mengajak swasta untuk berperan membangun infrastruktur di berbagai daerah, dengan harapan tercapainya pemerataan ekonomi.

"Pada dasarnya bagaimana mobilisasi dana terutama private bisa untuk ikut membangun," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas