Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengusaha Berharap Pilkada Serentak Tak Menguras Energi Seperti Pilkada DKI

"Pemilihan di Jakarta tapi sampai Bali ke Medan. Sangat tidak lucu sekali kondisi itu, hubungannya apa coba," kata Hariyadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Pengusaha Berharap Pilkada Serentak Tak Menguras Energi Seperti Pilkada DKI
KOMPAS IMAGES
Hariyadi Sukamdani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pilkada DKI 2017 meninggalkan kesan buruk bagi para pengusaha. Hal itu membuat iklim dunia usaha tidak baik.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan banyak pengusaha mengurungkan niatnya menjalankan bisnis karena figur kontroversial di DKI. Haryadi berharap Pilkada serentak tahun depan tidak terulang lagi seperti di DKI.

"Mudah-mudahan tahun depan tidak ada figur kontroversial muncul," ujar Hariyadi di kantor Apindo, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Haryadi mengakui Pilkada DKI sangat menguras tenaga dan pikiran masyarakat. Bahkan dampaknya kata Haryadi sampai ke Bali dan Medan.

Baca: Bitcoin Dilarang Digunakan di Indonesia Mulai 2018

"Pemilihan di Jakarta tapi sampai Bali ke Medan. Sangat tidak lucu sekali kondisi itu, hubungannya apa coba," kata Hariyadi.

Apindo
Jumpa pers Apindo di Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia itu pun mengimbau kepada pengusaha untuk menghindari masalah politik terutama di Pilkada. Karena hal itu mempengaruhi bisnis pelaku usaha.

Rekomendasi Untuk Anda

"Konstetasi politik mempengaruhi persepsi dan psikologis masyarakat. Betul-betul harus dihindari," ungkap Hariyadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas