Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rieke Tolak Pemerintah Impor Beras

Pemerintah akan membuka keran impor beras sebanyak 500 ribu ton. Beras asal luar negeri itu akan tiba pada pertengahan Februari 2016.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Rieke Tolak Pemerintah Impor Beras
Tribunnews.com/Adiatmaputra
Rieke Diah Pitaloka 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan membuka keran impor beras sebanyak 500 ribu ton. Beras asal luar negeri itu akan tiba pada pertengahan Februari 2016.

Anggota DPR RI Komisi VI Rieke Diah Pitaloka menolak adanya impor beras. Pasalnya Rieke menilai masih ada beras di dalam negeri yang belum terserap oleh Perum Bulog.

"Saat ini saya Rieke Diah Pitaloka dari fraksi PDIP, saya nyatakan, tolak impor beras," kata Rieke di rapat dengar pendapat Komisi VI DPR dengan Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Merujuk ke data Perum Bulog, cadangan beras di 2017sebesar 2,16 juta ton. Angka tersebut kata Rieke turun 27 persen dibanding 2016.

"Pada saat panen raya, idealnya mungkin 2017 terserap 70 persen, tapi realisasi terserap 42 persen," jelas Rieke.

Politisi PDI-P menilai pasokan beras menipis bukan karena kesalahan produksi, tetapi kemampuan Bulog menyerap hasil panen.

"Tolong jangan memutarbalikkan logika publik. Persoalannya adalah daya serap bulog yang minim," kata Rieke.

Rekomendasi Untuk Anda

Rieke menambahkan kehadiran beras impor tidak bisa langsung menekan harga. Karena hal itu kata Rieke membutuhkan waktu untuk pendistribusian ke berbagai daerah.

"Persoalan kedua kalau kita tentukan impor saat ini, maka beras itu tidak ujuk-ujuk datang saat ini juga. Tapi butuh proses, 1 sampai 2 bulan. Artinya, keluarnya itu Feruari, atau Maret atau juga April," papar Rieke.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas