Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Tarif kereta Bandara Soekarno-Hatta Fleksibel, Tergantung Stasiun Tujuan

Hal itu berlaku mulai 19 Januari 2018 dengan mempertimbangkan besarnya antusiasme penumpang KA Bandara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Tarif kereta Bandara Soekarno-Hatta Fleksibel, Tergantung Stasiun Tujuan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga mengantre untuk menaiki Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (26/12/2017). 

Laporan Reporter Kontan, Dina Mirayanti Hutauruk

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (AP II) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta menginformasikan, Kereta Bandara Soekarno-Hatta saat ini telah menyesuaikan tarif antar stasiun. Sebelumnya, tarif KA Bandara Soekarno-Hatta menyamakan tarif antar stasiun.

Hal itu berlaku mulai 19 Januari 2018 dengan mempertimbangkan besarnya antusiasme penumpang KA Bandara. Tak hanya soal tarif, operasional perjalanan pun ditambah dari semula hanya 42 menjadi 50 perjalanan setiap harinya.

Branch Communication Manager Soekarno-Hatta Airport, Haerul Anwar menjelaskan, tarif untuk relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Stasiun Soekarno-Hatta dan sebaliknya sebesar Rp70.000.

“Sedangkan relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City) ke Stasiun Batu Ceper dan relasi Stasiun Batu Ceper ke Stasiun Soekarno- Hatta pun sebaliknya, berlaku tarif Rp35.000," tutur Haerul dalam keterangan resminya yang dikutip, Sabtu (20/1).

Seperti diketahui, pada tahap awal operasional Bandara Soekarno-Hatta melayani naik turun penumpang di tiga stasiun, yaitu Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Batu Ceper dan Stasiun Soekarno-Hatta dengan tarif disamakan Rp 70.000. 

Baca: Mario Lawalata Pernah Diejek Orang Gara-gara Sneakers

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Wakil Ketua Baleg DPR Bantah Pernyataan Zulkifli Hasan Soal 5 Fraksi Dukung LGBT

Penyesuaian perjalanan KA Bandara Soekarno-Hatta juga dilakukan penambahan.

“Kami jelaskan, bukan lagi 42 pergerakan, tetapi kini sudah 50 pergerakan, dan berarti hal ini akan menambah pilihan bagi masyarakat untuk fleksibel memilih waktu penggunaan Kereta Api bandara. Dan tentunya dari sisi AP II kami juga sudah menyesuaikan dengan jadual kalayang untuk transfer antar terminal” terangnya.

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas