Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Driver Taksi Online Mengancam Akan Demo Lagi, Bawa Massa Lebih Banyak

"Aksi akan mulai pukul 10.00 WIB, yang ikutan 1.000 driver kurang lebihnya," ungkap Bintang melalui pesan singkat, Senin (29/1/2018).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Driver Taksi Online Mengancam Akan Demo Lagi, Bawa Massa Lebih Banyak
Tribun Batam/Argianto Dihan Aji Nugroho
Sejumlah pengemudi taksi konvensional menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor Pemerintah Kota Batam, Selasa (31/10). Mereka menuntut taksi online segera ditutup sebelum resmi beroperasi per 1 november. (Tribun Batam/Argianto Dihan Aji Nugroho) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari ini, Senin (29/1/2018) pengemudi taksi online akan kembali melakukan aksi demo.

Aksi tersebut untuk menolak isi Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Bintang, anggota Forum Driver Online (FDO) memastikan pengemudi yang mengikuti demo bakal lebih banyak dari demo-demo sebelumnya, yang biasanya berjumlah puluhan hingga ratusan.

"Aksi akan mulai pukul 10.00 WIB, yang ikutan 1.000 driver kurang lebihnya," ungkap Bintang melalui pesan singkat, Senin (29/1/2018).

Sebelumnya pada Senin (22/1/2018) dan Jumat (26/1/2018) para pengemudi taksi online juga melakukan aksi unjuk rasa.

Ada beberapa poin yang dianggap memberatkan mereka para driver saat beroperasi yaitu kewajiban menggunakan stiker, SIM A umum, kuota, dan harus terdaftar dalam anggota koperasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Poin-poin tersebut jugalah yang bakal dituntut para driver pada aksi demo kali ini.

Baca: Bus Double Decker Agra Mas Trayek Jakarta-Jepara Meluncur, Kabinnya Mewah Lho!

Baca: Impresi Valentino Rossi tentang Yamaha Lexi, Sangat Sexy dan Elegan!

Adapun PM 108 tahun  2017 tersebut telah diterbitkan sejak 1 November 2017 lalu.

Sesuai dengan isi Permen rencananya seluruh poin bakal wajib diterapkan mulai 1 Februari 2018 mendatang.

Selain aturan yang telah disebutkan di atas, pemerintah juga memiliki poin aturan lainnya yaitu agrometer taksi, tarif batas atas-bawah, wilayah operasi, bukti kepemilikan kendaraan, domisili Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas