Aksi Beli Meningkat, IHSG Berpotensi Kembali Menguat
“Berlanjutnya kenaikan pada bursa saham Asia seiring imbas kenaikan bursa saham AS turut membantu membaiknya IHSG,” terang Reza.
Penulis:
Syahrizal Sidik
Editor:
Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan jelang akhir pekan ini, Jumat (9/3/2018) dibuka menguat ke level 6.448,19 poin.
Pada penutupan perdagangan kemarin, indeks ditutup menguat 74,75 poin atau 1,17 persen berada di atas penurunan sebelumnya yang turun 131,84 poin atau 2,03 persen.
Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada mengatakan IHSG terkerek dengan mulai adanya aksi beli dengan volume besar. Selain itu, positifnya laju bursa saham Asia dan global membuat indeks kembali menguat.
“Berlanjutnya kenaikan pada bursa saham Asia seiring imbas kenaikan bursa saham AS turut membantu membaiknya IHSG,” terang Reza.
Reza memprediksi, IHSG akan berada di kisaran support 6400-6421 dan resisten 6460-6476. Pergerakan IHSG yang mencoba menguat ini, kata dia, memberikan indikasi adanya peluang kenaikan lanjutan.
Baca: Terbang Naik Citilink, Kini Bisa Sambil Internetan Gratis
Baca: Pagi Ini Emas Aneka Tambang Dperdagangkan Turun Rp 1.000 Jadi Rp 643.000 Per Gram
Namun demikian, kenaikan ini harus diuji ketahanannya untuk mengantisipasi adanya aksi jual yang memanfaatkan kenaikan yang terjadi.
“Diharapkan kenaikan ini masih dapat bertahan sebagai momentum tren kenaikan. Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG tertahan kenaikannya,” kata Reza.